Kades Parigi Kecamatan Mempawah Hulu Di Tetapkan Sebagai Tersangka Oleh TIPIKOR Kejaksaan Negeri Landak Atas Dugaan Korupsi Dana Desa

SOROT POSTMempawah Hulu, Lagi -lagi   Tim jaksa penyidik pada bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Landak telah melakukan penetapan tersangka yang kedua terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Desa(DD) Desa Parigi Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak Tahun anggaran 2021 dengan inisial tersangka H selaku Kepala Desa Parigi Tahun 2021 hingga sampai dengan sekarang Kamis (3/11/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri Landak, Sukamto, SH.MH menjelaskan, yang mana sebelumnya saudara AD selaku Kaur Keuangan Desa Parigi sudah ditetapkan terlebih dahulu sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan sejak tanggal 16 September 2022.

Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap perkara dimaksud menetapkan Sdr. H selaku Kepala Desa Parigi sebagai tersangka. Adapun modus yang dilakukan Tersangka H secara singkat dijelaskan sebagai berikut:

Dalam pengelolaan keuangan Desa Desa Parigi Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak TA 2021 tersebut khususnya yang bersumber dari Dana Desa (DD) TA 2021 terdapat kegiatan fisik dan belanja modal yang dilaksanakan di lapangan tidak sesuai dengan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBDes Desa Parigi TA 2021 yang dibuat oleh Saudara AD selaku Kaur Keuangan Desa Parigi atas sepengetahuan dan seizin dari Tersangka H namun tetap dilakukan pembayaran sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan tanpa sebelumnya dilakukan perubahan atas RAB tersebut

Bahwa dalam hal ini Laporan Pertanggungjawaban Keuangan serta Surat Pertanggungjawaban Keuangan yang dibuat dan dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Landak tersebut dibuat tidak sesuai dengan realisasi yang terjadi di lapangan melainkan mengikuti nominal jumlah yang dianggarkan.

Bahwa dikarenakan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan serta Surat Pertanggungjawaban Keuangan yang dibuat berdasarkan nilai anggaran yang tertera dalam Rencana Anggaran Biaya APBDES Desa Parigi TA 2021 dengan realisasi 100% tanpa disertai adanya bukti realisasi sebenaranya (real cost) dari setiap kegiatan fisik dan belanja modal yang ada, sehingga mengakibatkan adanya Kerugian Negara sebesar kurang lebih Rp 326.923.113,- (Tiga ratus dua puluh enam juta Sembilan ratus dua puluh tiga ribu seratus tiga belas rupiah).

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor: 700/01/LHP-Investigatif/ITKAB/IV/2022 tanggal 26 Agustus 2022 tentang Laporan Investigasi Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa (DD) Desa Parigi Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2021 oleh Inspektorat Kabupaten Landak

Bahwa perbuatan tersangka diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dimaksud dalam :
Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 ayat (1), (2) dan (3) Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

ATAU

Pasal 3 jo. Pasal 18 ayat (1), (2) dan (3) Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Bahwa terhadap Tersangka H dilakukan penahanan Rutan di Rutan Kelas IIB Landak selama 20 hari kedepan terhitung sejak tanggal 03 November 2022 s/d tanggal 22 November 2022. (yohanes)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *