PMI Landak Laksanakan Donor Darah, Bantu Pemerintah Dalam Ketersediaan Darah

SOROT POST – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Landak kembali melaksanakan kegiatan donor darah yang bekerjasama dengan Yayasan Hati Murni Ngabang dan Yayasan Hati Suci Ngabang dalam rangka ulang tahun Klenteng Hati Murni Ngabang ke 17, sebagai bentuk aksis sosial kepada masyarakat maka dilaksanakan kegiatan donor darah yang bertempat di Yayasan Hati Murni Ngabang, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, minggu (23/10/22).

Ketua PMI Kabupaten Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata dari PMI Kabupaten Landak dalam membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Landak terhadap ketersediaan stok darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak.

“Saat ini prioritasnya dalam rangka kita menyediakan darah untuk pasien yang dirawat di RSUD Landak, kemarin pada saat HUT Pemda Landak kita juga sudah melaksanakan hal yang sama dan stok darah kita sudah kosong untuk saat ini di Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit, maka kita laksanakan lagi donor darah yang bekerjasama dengan yayasan di kota ngabang dan mudah-mudahan stok ini bisa membantu pasien-pasien yang memerlukan. Dari sini darahnya akan kita serahkan UTD RSUD Landak kemudian diolah dan didistribusikan kepada pasien yang membutuhkan,” ucap Karolin.

Karolin menjelaskan bahwa dalam pelakasanaan donor darah tersebut PMI Kabupaten Landak mendapatkan 37 kantong darah dari para pendonor dan dibawah kepemimpinan Karolin, PMI Kabupaten Landak melalui donor darah ini PMI akan memiliki data base pendonor maupun data base kebutuhan darah di Kabupaten Landak.

“Untuk kegiatan ini karena baru kembali kita laksanakan secara rutin, harapanya nanti dalam satu tahun kita akan punya data base baik itu data base pendonor yang berpotensi untuk menjadi pendonor aktif, kemudian data base dari kebutuhan darah setiap tahunnya. Dan diakhir tahun ini kemungkinan akan kita genjot, karena nanti pada saat natal dan tahun baru biasany susah dapat darah, orang lagi liburan atau sedang dalam perjalanan dan justru nanti bisa terjadi insiden yang memerlukan darah bisa lebih banyak, misalnya karena ada keramaian, adanya kecelakaan dan sebagainya. Maka Kami mengejar untuk natal dan tahun baru kita sudah punya stok darah, oleh karena itu mungkindalam waktu dekat akan dilaksanakan lagi kegiatan donor darah,” jelas Karolin.

Bupati Landak periode 2017-2022 Karolin Margret Natasa mengungkapkan bahwa kabupaten landak sudah memiliki Bank Darah namum selama ini kebutuhan darah hanya dikelola oleh RSUD Landak dan hanya menyediakan fasilitas terhadap pengolahan darah tetapi untuk donor darahnya disediakan oleh pasien.

“Bank Darah kita sudah ada di UTD RSUD Landak, cuma selama ini yang menghandle adalah rumah sakit dan sifatnya pasif, mereka menyediakan fasilitas tenaga pengolahan darah tetapi donor disediakn oleh pasien. Nah, seringkalikan pasien kita itu datang dari berbagai tempat tidak semuanya dari orang ngabang, kadang dari daerah yang jauh dan tidak ada keluarga di Ngabang sehingga ketika mereka diminta untuk menyediakan darahkan susah, mereka harus kontak orang atau menghubungi batalyon armed, polres dan sebagainya bahkan ditengah malam. Dengan adanya kegiatan donor darah kami menyediakan stok darah di rumah sakit, jadi pasien yang memerlukan tidak perlu mencari darah lagi, kalau dari keluarga mereka ada yang bisa donor akan sangat kami hargai akan kami sangat apresiasi, karena dengan demikian juga bisa menambah stok darah di rumah sakit,” terang Karolin.

Karolin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Landak yang sangat antusias turut berpartisipasi dalam aksi sosial PMI Kabupaten Landak yakni kegiatan donor darah serta mau berjuang bersama menjadi relawan PMI.

Karolin yang memiliki latar belakang seorang dokter ini terus mengajak masyarakat untuk aktif melakukan donor darah, karena donor darah tersebut sangat baik untuk kesehatan.

“Kita mendapatkan respon yang luar biasa dan terima kasih kepada masyarakat yang sudah besedia untuk mendonorkan darahnya, Kami juga menemukan banyak pendonor yang baru pertama kali sehingga berpotensi kedepan untuk bisa kita rawat sebagai pendonor tetap, Kami berusaha semaksimal mungkin dengan menggandeng banyak pihak. Sebenarnya donor darah itu sangat sehat, karena dengan mendonorkan darah badan akan memproduksi sel darah merah yang lebih segar lagi, sehingga dari sisi kesehatan donor darah itu sangat baik,” tutup Karolin. (yohanes)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.