Ormas Dayak TBBR Landak Kutuk Keras Dan Menyatakan Sikap Terhadap PT.MIS

 

Landak (SOROT POST)- Organisasi Masyarakat Dayak Kalimantan Barat yakni, Tariu Borneo Bangkule Rajangk(TBBR) cabang Landak, mengelar aksi damai yang di lakukan di jalan Menuju gor Pangsuma Pal 4 Ngabang Kabupaten Landak. Rabu (3/3/2021).

Dalam orasi tersebut, pihak Ormas TBBR wilayah Landak menyesalkan sikap Hardi Kusuma selaku General Manager (GM) PT MIS atas di tangkapnya saudara Hermanto Susilo di Polres Sintang yang mana Hermanto Susilo adalah selaku sekretaris TBBR kabupaten Sanggau.

Ini isi Pernyataan Sikap TBBR DPC Landak :

  1. Mengutuk keras atas pencemaran Limbah PT MIS sehingga mengakibatkan tercemarnya lingkungan dan terdampak terhadap masyarakat di sekitar PT mis tersebut.
  2. Secara organisasi kami mengutuk pencemaran nama baik Organisasi TBBR, terhadap tuduhan yang di sampaikan oleh PT MIS, seakan kami dari TBBR yang melakukan penyegelan tersebut, padahal masyarakat setempat yang melakukan penyegelan tersebut yang merasa di rugikan oleh Limbah PT MIS tersebut.
  3. Kami meminta saudara kami Hermanto Susilo agar di bebaskan dari segala laporan dan tuntutan, yang di sampaikan oleh pihak PT MIS, karena kejadian tersebut dikarenakan pihak dari PT MIS seolah menganggap enten oleh PT MIS dan terkesan tidak mau bertanggung jawab dengan pencemaran lingkungan.
  4. Kami meminta agar pihak PT MIS Mencabut laporan atas Hermanto Susilo di Polres Sintang, kalau itu tidak di indahkan oleh pihak menejemen PT MIS kami dari TBBR se-pulau Borneo akan menurunkan masa yang lebih besar, dan menyegel aset aset PT MIS dimanapun berada dan kami akan buktikan itu. Serta akan mempertaruhkan jiwa raga kami sampai titik darah penghabisan.

5.kami meminta agar PT mis jangan cengeng dan memebenturkan kami dengan aparat penegak hukum, karna kami juga bagian dari anak bangsa yang berhak mendapatkan keadilan dari NKRI ini.

” Adil Ka talino, Bacuramin ka saruga, Basengat ka jubata”

Penulis : Tino

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.