Menjadi Sorotan Warga, Dinas PUPRPERA Landak Minta Kontraktor Perbaiki Titik jalan Seluang Danau Yang Rusak

Ngabang (SOROT POST) – Pekerjaan peningkatan jalan didaerah Dusun Seluang Danau Desa Amboyo Selatan Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak pada tahun 2020 lalu mendapat sorotan warga setempat lantaran bodi jalan yang sudah dikerjakan oleh pihak kontraktor sebagian titik sudah ada yang rusak.
Menurut Paulus Gia pembangunan peningkatan jalan didusun Seluang Danau Desa Amboyo Selatan dibangun setiap tahunnya mulai sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 akhir dan memang itu yang menjadi harapan warga agar pembangunan terus berjalan, tapi yang menjadi sorotan warga adalah kwalitasnya.
“Harapan kami karna pembangunan jalan belum terlalu lama tapi kelihatan batunya sudah ada yang mengelupas (rusak) jadi bagaimana tanggapan Pemerintah Daerah untuk menanggulangi jalan kami itu dan kalau dapat tolong diperbaiki kembali oleh pihak pemborong,” harapnya.
Paulus Gia menyebutkan kalau masyarakat dusun Seluang Danau sangat antusias mendukung program pembangunan dari Pemerintah Daerah apalagi sangat berterima kasih kepada Bupati Landak dan DPRD Landak yang memperhatikan kondisi jalan didaerah seluang danau yang bisa tembus ke arah ambawang yang tidak jauh jarak tempuh dari Ngabang ke Pontianak.
“Puluhan tahun masyarakat Seluang Danau Desa Amboyo Selatan merindukan pembangunan Jalan sekarang baru terjawab selama Ibu Karolin Menjadi Bupati Landak dan kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah dan kepada DPRD Landak  cuman tolong kasi kami fasilitas yang baik kepada masyarakat dusun seluang danau jangan sampai fasilitas seperti pembangunan jalan dinikmati sebentar saja, “tambah Paulus Gia pada senin (1/3/21) siang.
Menanggapi sorotan warga Dusun Seluang Danau terkait jalan yang dikerjakan tahun 2020 yang beberapa titik mulai rusak,  Kepala dinas PUPRPERA melalui Bidang Bina Marga, Redi Suhendi menyebutkan pekerjaan yang dilaksanakan pada tahun 2020 tersebut adalah bersumber dari APBD kabupaten Landak Tahun Anggaran 2020 yang mana masih dalam masa pemeliharaan pekerjaan sehingga menjadi tanggung jawab pelaksana CV. Tata Permai dan saya minta CV. Tata Permai untuk memperbaiki kerusakan yang hanya beberapa titik saja dari konstruksi Lapis Penetrasi Macadam.
” kami juga menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan tersebut untuk selalu memperhatikan kapasitas kendaraan yang mana kapasitas dengan konstruksi lapis penetrasi macadam hanya bisa dilewati muatan sumbu terberat tersebut hanya 5 Ton sesuai dengan kelas jalan IIIC, perlu juga kita ketahui hampir disekitar jalan tersebut adalah perkebunan kelapa sawit sehingga perlu kerja sama baik masyarakat pengguna jalan untuk memperhatikan ketentuan yang ada sehingga jalan yang kita bangun bisa bermanfaat jangka panjang,”papar Redi Suhendi pada media ini.  (Yhs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.